Contoh Mengimplementasikan Teori Keputusan dalam Pengambilan Keputusan Perusahaan



CONTOH SOAL STATISTIKA TEORI KEPUTUSAN

Perusahaan mabel Rumi

            Rumi adalah seorang pengusaha yang bergelut dalam perusahaan dagang. Ia menjual mabel dalam bentuk kursi. Rumi mendapatkan supplier dari daerah seperti Jawa Tengah. Dalam mengerjakan kehidupan perusahaannya banyak sekali hal-hal yang perlu dilakukan dalam mengambil keputusan demi kemajuan perusahaan. Perusahaan mabel Rumi membeli barang jadi kemudian menjualnya kembali demi mendapatkan keuntungan tanpa adanya biaya produksi. Berikut kami akan membahas tentang bagaimana cara mengunakan teory keputusan dalam penentuan keuntungan dari kegiatan maupun transaksi perusahaan.


Contoh:
            Rumi menjual kursi kayu yang ia dapatkan dari beberapa supplier mabel di Indonesia. Ia memberikan modal sebesar Rp.150.000.000,- untuk memberi beberapa mebel kayu yang akan dia jual kembali. Salah satunya dia membeli dari produsen mebel A di Jawa tengah dengan harga perset kursinya sedikit mahal dan kemudia Rumi menjual kembali kursi tersebut dengan harga rata-rata Rp.3.000.000,- /set, keuntungan rata-rata Rp.1.000.000,-/set.  Adapun ia membeli kursi lainnya dari perusahaan mabel B dengan harga rata-rata Rp.2.400.000,-/set, dengan keuntungan rata-rata Rp.700.000,-/set. Dan terakhir rumi membeli dari Produsen C kemudian menjualnya dengan harga rata-rata Rp.2.200.000,-/set, dengan keuntungan rata-rata Rp.500.000,-/set. Jika kondisi baik dan buruk memberikan tingkat penjualan yang berbeda, dan probabilitas terjadinya kondisi baik adalah 65%, keputusan pemilihan supplier mana yang paling menguntungkan?



Jawab:
Expected Value
EV = Payoff x Probabilitas suatu peristiwa

EV_A = (150.000.000 x 0,65) + (100.000.000 x 0,35) = Rp.132.500.000
EV_B = (119.000.000 x 0,65) + (98.000.000 x 0,35) = Rp.111.650.000
EV_C = (95.000.000 x 0,65) + (60.000.000 x 0,35) = Rp.82.750.000

Keputusan: pilih yang EV paling tinggi

Expected Opportunity Loss
EOL = OL x Probabilitas suatu peristiwa
Harus menghitung OL setiap pilihan, yang terbaik dikurangi oleh semua pilihan. Lalu pilih yang terendah.
OLbaik A = 150.000.000 – 150.000.000 = Rp.0
OLbaik B = 150.000.000 – 119.000.000 = Rp.31.000.000
OLbaik C = 150.000.000 – 95.000.000 = Rp.55.000.000

OLburuk A = 100.000.000 – 100.000.000 = Rp.0
OLburuk B = 100.000.000 – 98.000.000 = Rp.2.000.000
OLburuk C = 100.000.000 – 60.000.000 = Rp.40.000.000

EOL_A = (0 x 0,65) + (0 x 0,35) = Rp.0
EOL_B = (31.000.000 x 0,65) + (2.000.000 x 0,35) = Rp.20.850.000
EOL_C = (55.000.000 x 0,65) + (40.000.000 x 0,35) = Rp.49.750.000
Keputusan: pilih yang EOL paling rendah

Expected Value of Perfect Information
EVT = (Nilai tertinggi pada kondisi baik x probabilitas kondisi baik) + (Nilai tertinggi pada kondisi buruk x probabilitas kondisi buruk).
Selisih Evt dengan EV kondisi terbaik adalah EVPI

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cerpen Terbaru Apa itu cinta dan apa yang salah darinya?

Aku Tak Mengerti