Aku Tak Mengerti
TAK MENGERTI Kemarin, 29 September 2019 mendung benar-benar menutup langit biru itu dengan mendatangkan hujan. Dari kaca jendela aku melihat setiap tetes demi tetes air mulai membasahi bumi. Dan lagi-lagi semua itu membuat aku teringat kepadamu. Pagi itu, 19 Agustus 2017 langit begitu cerah seakan awan takut menginjakkan dirinya di angkasa sana. Mentari bersinar dengan teriknnya seolah-olah ia bangga, karena tidak ada yang menghalangi sinarnya sampai ke bumi. Terpaan angin waktu itu menerbangkan dedaunan pohon rambutan dan yang tak sengaja aku ada dibawahnya. Aku masih terpaku memandang air di tepi kolam sampai salah satu daun itu mengejutkanku karena jatuh tepat di kepalaku. Waktu itu pukul 10.45 Wib. Dia datang, mengajak ku latihan katanya. Bahkan aku tidk tau latihan apa, atau mungkin dia memang sedang bercanda. Diam, seketika diam hanya saling pandang hingga akhirnya tawa pecah diantara kami. Bingung, apa yang kami ketawakan sebenarnya tapi itulah kami. Aku adalah Kirana A...